Advertisement

Advertisement
Edukasi

33 Mahasiswa Nomensen Ikut Program International Program of Credit Earning ke Taiwan

15 Agustus 2019, 16:00 WIB
Last Updated 2020-08-17T02:02:54Z
Advertisement


GLOBALMEDAN.COM - MEDAN, Pemko Medan sangat mengapresiasi dan bangga atas 33 orang mahasiswa Universitas HKBP Nomensen yang akan mengikuti  program International Program of Credit Earning (Kuliah 1 Semester) Angkatan Tujuh keberbagai universitas yang ada di Taiwan. Selain senantiasa menjaga nama baik almameter, para mahasiswa juga diharapkan selalu membanggakan nama Indonesia, khususnya Kota Medan selama berada di Taiwan.

Apresiasi ini disampaikan Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Wakil Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution MSi ketika melepas 33 orang mahasiswa Universitas HKBP Nomensen yang akan bertolak ke Taiwan tersebut di halaman tengah Balai Kota Medan, Rabu (148) siang.

Pemko Medan sangat bangga dengan kalian. Ingat, bawa dan jaga nama baik almamater kalian. Di samping itu saya mengingatkan, jangan lupa untuk selalu membanggakan nama Indonesia, khususnya Kota Medan selama kalian menjalani perkuliahan di Taiwan,” kata Wakil Wali Kota.

Di dampingi Asisten Umum Renward Parapat dan  Kadis Ketenagakerjaan Kota Medan Hannalore Simanjuntak, Wakil Wali Kota selanjutnya mengatakan, menempuh pendidikan di negeri orang meski pun hanya satu semester bukanlah hal yang mudah dilakukan dan pasti banyak hambatan. Salah satu hambatan yang akan dihadapi bilang Wakil Wali Kota, tentunya masalah perbedaan bahasa dan budaya. Jaga selalu nama baik Kota Medan. Jangan sampai kehilangan jati diri kalian sendiri, banggalah menjadi orang Indonesia, pesannya.

Wakil Wali Kota juga berpesan agar para mahasiswa dapat memperkenalkan Kota Medan kepada masyarakat Taiwan. Dikatakannya, sampaikan kepada warga Taiwan bahwasannya Sumatera Utara, terutama  Kota  Medan merupakan kota yang multikultural serta memiliki destinasi wisata yang begitu luar biasa.

Akhyar juga berharap para mahasiswa hendaknya dapat mengambil hal positif selama berada di Taiwan, salah satunya terkait masalah kebersihan. Apa yang dilakukan masyarakat Taiwan dalam mendukung kebersihan bisa diserap untuk selanjutnya diterapkan di Kota Medan. (ima)